“Kalau kau
datang,
Hatiku senang.
Berbunga-bunga.....”
Ada
sepenggal cerita dengan kehadiran beberapa sahabat. Kunjungan atau
silaturrahmi dari teman membentuk suatu
alur cerita yang sangat bermakna. Perasaan senang hati berbaur dengan suka
membentuk kebahagiaan tersendiri.
Ini awal kisahnya...
Suatu waktu, Agam Oi Aceh mendapat kabar singkat dari
sosial media. Berujung kepada pembicaraan lewat handphone. Terlahirlah sebuah pemberitaan kepada Keluarga Besar
Ormas Oi Aceh Barat, tentang akan tibanya seorang teman dari Jakarta sana. Mat
Bolot si sahabat punya nama. Ia berasal dari salah satu bagian Keluarga Besar
Ormas Oi di Negri ini. Kelompok Oi Pemburu Konser Iwan Fals, Jakarta Selatan ia
punya “naungan” wadah silaturrahmi yang membentuk kekeluargaan hakiki dengan
semua unsur Orang-orang Indonesia bahkan Lingkungan sosial yang berkemanusiaan lainnya.
Seorang sahabat lagi, bernama Paul. Atau familiar
sapaannya “Ayah Billa”. Ia berasal dari Pondok Gede. Wadah Dakwah Islamiyah
(WAHDI CENTER) merupakan tempat ia mengapresiasikan seluruh kebaikan hidupnya.
Lembaga yang beralamat di Jalan KH. Abdul Madjid, Jati Makmur, Pondok Gede,
Bekasi ini sekarang dipimpin oleh KH. Wahyudi Madjid, S. Ag. Paul juga mengemban amanah sebagai pelaksana
kelembagaan, dengan status sebagai Ketua Divisi Sosial pada Wahdi Center saat
ini.
Ini pengantar kisahnya...
Mereka berdua awal niatnya mengantar seorang pasien, yang
sakit sudah sejak berada di Jakarta. Konon pihak keluarganya ingin mengantar
sang pasien ke kampung halamannya di Aceh. Tepatnya di Aceh Barat Daya, salah
satu kabupaten di Provinsi Aceh yang terletak dikawasan Pesisir Barat-Selatan
wilayah Aceh. Pihak kelurga pasien pun bertemu dengan pihak Wahdi Center, yang
akhirnya bersedia mengantar pasien menggunakan Ambulance Operasional yang
mereka miliki ke Aceh.
Ini cerita tibanya...
Dinihari, sekitar jam 02.25 WIB atau tepatnya kamis 15
September 2016 mereka tiba di Sekretariat BPK Ormas Oi Aceh Barat. Setelah sebelumnya
melewati perjalanan panjang ke Kabupaten Aceh Barat Daya melalui jalur darat
via jalur Barat-Selatan Provinsi Aceh yang berbatas langsung dengan Provinsi
Sumatera Utara. Setibanya di Sekretariat, ada sebentar pertemuan dengan
beberapa Anggota Ormas Oi Aceh yang standby
disekretariat. Hanya hunian sederhana yang mampu disiapkan untuk mereka
bermalam selama berada di Aceh Barat.
Ini kisahnya...
Sang Khaliq mewujudkan segala niat. Niat para sahabat
untuk berziarah kemakam – makam Syuhada dan Ulama pun terpenuhi. Pagi kamis
itu, deru mesin ambulance dan salah satu mobil dari Anggota Oi yang turut serta
berziarah ke Makam Pahlawan Nasional, Teuku Umar. Lokasinya berada di Desa
Meugo, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat. Tepat siangnya iringan do’a
tersampaikan di Makam Teuku Umar, semoga Allah Subhanahu Waa Ta’Ala
menghijabahkan dan tentunya dalam RidhaNya. Aminn Yaa Rabbal ‘Alaminn.
Sepulangnya dari Makam Teuku Umar, sempat juga berbaur
dalam nuansa sederhana pengisi waktu silaturrahmi tersebut. Iya, ada hidangan “kopi
tubruk” dan cemilannya yang dapat dinikmati di Kawasan Suak Ribee, Kecamatan
Johan Pahlawan Aceh Barat.
Ini ceritanya...
Jum’at
siang itupun. Setelah selesai melakukan Shalat jum’at berjamaah di Tertua di
Kabupaten Aceh Barat, yaitu Mesjid Baitul Izzah, Desa Cot Mesjid, Kecamatan
Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Kembali dapat dipertemukan kembali dengan
syukur do’a nya dengan berziarah ke makam ulama yang terletak tepat di Komplek
Mesjid tersebut.
Ada
kopi di “Blang Balee” sana yang dapat menemani dan mengisi suasana siang berkah
itu. Ternyata dari duduk-ngobrol saat itu, memang kebetulan yang sangat
istimewa. Keluarga Ormas Oi Aceh telah berencana dan akan mengadakan Agenda
Silaturrahmi tahunan (Halal Bi Halal) Keluarga Ormas Oi Aceh bersama seluruh
Anggota Ormas Oi pada jajaran BPKel-BPKel nya. Agendanya akan berlangsung
sabtu, 17 September 2016 yang bertempat di Pantai Sikandang, Desa Babah Lueng,
Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Ternyata ziarah di Makam Ulama
Cot Rambung pun dapat dilaksanakan sebagaimana telah diniatkan dari awal
perjalanan ke Aceh saat itu oleh mereka.
Ini akhir ceritanya...
Dinihari 18 September, sang teman (Mat Bolot dan Paul)
pun berpamitan dengan Keluarga Besar Oi Aceh Barat. Rencana kembali pun telah
tiba saatnya. Sebelum Ke Sumatera Utara, terlebih dahulu mereka berencana ke
Makam Salah Satu Ulama Besar di Aceh dan Asia Tenggara. Makam Ulama Syiah Kuala
atau bernama asli Syekh Abdurrauf As-Singkily ini terletak di Kawasan Pantai Syiah
Kuala di Banda Aceh.
Semoga perjalanan dengan niat yang sangat baik itu dapat
terwujud sebagaimana mestinya. Hanya berdoa yang kami bisa kepada Sang Khaliq
Allah Subhanahu Waa Ta’Ala. Ada banyak kekurangan yang kami rasakan saat
menerima para sahabat. Hanya permohonan maaf yang tak terkira sebagai maksud
yang terlisankan, dengan harapan diperkenankan kemaafan. Rasa senang terwujud
jelas dalam setiap perjalanan sahabat yang telah bersedia silaturrahmi ke Ujung
Barat Nusantara ini. Salam syukur dari Aceh, semoga dapat bertemu kembali pada
kesempatan berikutnya.
Oi Bersatulah...!
Narasi/Teks
: Divisi Komunikasi dan Informasi
Badan Pengurus Kota (BPK) Ormas Oi Aceh Barat
Sumber
Foto : Paul (WAHDI CENTER)
------------------------------------------------------- FOTO PREVIEW-------------------------------------------------------





Tinggalkan Komentar
0 comments: